https://sumsel.times.co.id/
Berita

Insiden Kereta Cepat di Andalusia Spanyol, 21 Orang Meninggal Dunia

Senin, 19 Januari 2026 - 10:41
Tabrakan Dua Kereta Cepat di Spanyol Tewaskan Sedikitnya 21 Orang Foto tangkapan layar kecelakaan dua kereta cepat di Andalusia, Spanyol, Minggu (18/1/2026). Kecelakaan ini menyebabkan sedikitnya 21 orang meninggal dunia.

TIMES SUMSEL, JAKARTAKecelakaan kereta api berkecepatan tinggi terjadi di wilayah selatan Spanyol, Minggu (18/1/2025) waktu setempat. Sebuah kereta anjlok, berpindah ke jalur berlawanan, lalu menabrak kereta lain yang datang dari arah berlawanan. Insiden ini menewaskan sedikitnya 21 orang dan melukai puluhan penumpang.

Menteri Transportasi Spanyol, Óscar Puente, mengatakan kecelakaan terjadi sekitar pukul 19.45 waktu setempat di dekat Kota Córdoba. Kereta yang terlibat merupakan layanan malam dari Malaga menuju Madrid dengan sekitar 300 penumpang. Bagian belakang rangkaian kereta tersebut keluar dari rel sebelum menghantam kereta lain yang melaju dari Madrid menuju Huelva, membawa sekitar 200 penumpang.

Presiden Wilayah Andalusia, Juanma Moreno, menyatakan kemungkinan masih ada korban lain yang belum terkonfirmasi dan sedikitnya 75 penumpang dengan 15 orang dilaporkan mengalami luka serius dan menjalani perawatan di rumah sakit. 

Kerusakan Parah di Bagian Depan Kereta

Puente menjelaskan, bagian belakang kereta pertama yang anjlok kemudian menghantam bagian depan kereta kedua. Benturan keras tersebut menyebabkan dua gerbong terdepan kereta kedua keluar dari rel dan terperosok ke lereng sedalam sekitar empat meter. Kerusakan terparah terjadi pada bagian depan kereta milik perusahaan kereta nasional Spanyol, Renfe.

Insiden ini disebut tidak biasa karena terjadi di lintasan datar yang baru direnovasi pada Mei lalu. Kereta yang keluar dari rel diketahui berusia kurang dari empat tahun dan dioperasikan oleh perusahaan swasta Iryo. Sementara kereta yang tertabrak merupakan layanan milik Renfe.

Puente mengatakan proses pengusutan penyebab kecelakaan diperkirakan memakan waktu hingga satu bulan.

Penumpang: Guncangan Seperti Gempa

Salah satu penumpang, Salvador Jiménez, jurnalis stasiun televisi nasional RTVE, mengatakan guncangan saat kejadian terasa seperti gempa bumi. Ia menyebut para penumpang menggunakan palu darurat untuk memecahkan kaca jendela dan menyelamatkan diri. Sejumlah penumpang berhasil keluar tanpa mengalami luka serius.

Rekaman video dari lokasi kejadian memperlihatkan penumpang merangkak keluar melalui jendela kereta, sementara beberapa gerbong tampak miring akibat benturan. Kecelakaan terjadi pada sore menjelang malam di dekat Desa Adamuz, sehingga proses evakuasi dilakukan dalam kondisi minim cahaya.

Operator infrastruktur kereta api Spanyol, ADIF, mengumumkan seluruh layanan kereta antara Madrid dan sejumlah kota di Andalusia dihentikan sementara pada Senin.

Spanyol dikenal memiliki jaringan kereta cepat terbesar di Eropa, dengan panjang lintasan lebih dari 3.100 kilometer untuk kereta yang melaju di atas 250 kilometer per jam. Pada 2024, Renfe mencatat lebih dari 25 juta penumpang menggunakan layanan kereta cepatnya.

Kecelakaan kereta terburuk di Spanyol pada abad ini terjadi pada 2013, ketika 80 orang tewas akibat kereta anjlok di wilayah barat laut negara tersebut. (*)

Pewarta : Rochmat Shobirin
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Sumsel just now

Welcome to TIMES Sumsel

TIMES Sumsel is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.